Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Februari 2014

Trio Macan Mendulang Rupiah Dari 'Oplosan'

Trio Macan Mendulang Rupiah Dari 'Oplosan'

Jakarta-Grup vokal Trio Macan memperoleh keuntungan berlipat-lipat dari penjualan ring back tone (RBT) lagu 'Oplosan' dari launching pada 22 Januari 2014.

Trio yang beranggotakan Lia Amelia, Iva Novanda serta Sherly Chacha ini terasa diuntungkan oleh acara YKS Trans TV yang menolong mempopulerkan lagu itu.
" Jujur saja 'Oplosan' mendulang rupiah yang banyak, penyanyi daerah juga banyak yang nyanyiin, " kata Iva waktu didapati studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (18/2).
'Oplosan' adalah lagu yang telah sempat dinyanyikan pada mulanya oleh lain. Namuin sekian, Trio Macan tidak ingin dikira mendompleng.
" Buktinya kami memperoleh rezeki lebih, itu mengisyaratkan mutu Trio Macan, " tegas Iva.

Minggu, 16 Februari 2014

Seni Tetap Dikira Hoby Untuk Beberapa Orang

Dijenguk Orang Tua, Dewi Perssik Emosional

Jakarta - Berlangsung penurunan jumlah grup atau organisasi seni budaya dari th. 2000 ada seputar 3. 800, alami penurunan jadi 2. 400 pada 2004. Sepuluh th. lalu pada 2013, cuma tinggal 1. 000 grup kesenian.

Hal semacam ini disibakkan Dewan Pembina Koalisi Seni Indonesia (KSI) Goenawan Mohamad. Berkurangnya jumlah grup kesenian ini diantaranya lantaran kurangnya support dana serta sumber daya yang lain, " kata Goenawan dalam Diskusi Panel tentang Ekonomi Kreatif dengan Tema 'The Arts of Giving', Rabu 12 Februari 2014.

Goenawan sempat membawa rekan, lulusan Phd dari Amerika Serikat saat bangun Salihara. " Rekan itu katakan, aktivitas seni itu, hoby yang mahal, " tuturnya. Ia menyampaikan, untuk beberapa orang kesenian tetap dikira untuk hoby. " Seperti pelihara burung atau mobil antik, " katanya. Walau sebenarnya tak disadari, segi lain dari kesenian yaitu pendidikan.

Pameran lukisan umpamanya, ada unsur pendidikan benar-benar kuat pada orang-orang. Ia memberi tahu, ada dua jenis kesenian. Komersil serta tak komersil. Komersil saat pelukis melukis melukis komersil namun melakukan sistem tak komersil. Seperti laboratorium fisika murni.

Lukisan Picasso di masanya tak dipahami serta tak komersil. Namun terakhir dikira mempunyai dampak pada design grafis, design industri serta design baju. " Ada unsur laboratorim yang diabaikan, " katanya

Supaya aktivitas kesenian serta industri kreatif di bagian seni rupa serta pertunjukan berjalan dengan baik, dibutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Dimulai dari penambahan kemampuan beberapa seniman, dana operasional grup, sistem produksi serta aktivitas pameran serta promosi.

" Terhitung management of the arts, " terang dia. Ke depan diinginkan ada kesamaan persepsi serta kiat untuk meningkatkan kesenian Indonesia dari seluruhnya pihak, dimulai dari pemerintah, kelompok dunia usaha, stakeholders serta orang-orang lebih luas.

Alexa Berhasil Bawakan Tiga Lagu Eros Djarot

Alexa Berhasil Bawakan Tiga Lagu Eros Djarot

Jakarta - Band Alexa berhasil membikin pemirsa konser '40 Th. Erros Djarot' turut bernyanyi. Alexa yang tampak dengan cara akustik itu tampak membawakan tiga buah lagu, yakni Malam Pertama, Angin Malam serta Selamat Jalan Kekasih.

Sebelum saat Aqi dengan kata lain Rizky, sang vokalis mulai menyanyikan lagu 'Selamat Jalan Kekasih', terutama dahulu diputar video testimoni Dewi Djarot, istri Erros Djarot. " Lagu-lagu dia senantiasa menemani aku waktu aku pergi untuk meniti pendidikan S3 aku di Kampus Sorbonne, Paris, " tutur Dewi dalam tayangan itu diiringi cuplikan gitar, Jumat, 14 Februari 2014.

Di penghujung video, Dewi menyampaikan tak sempat menyesal menikah dengan Erros. " I love u pap, " kata Dewi diikuti riuh teriakan pemirsa. " Cieeeee.... " tutur Aqi selesai tayangan itu sembari menunjuk Erros serta Dewi yang duduk di barisan paling depan. (Baca : Konser Erros, Lagu Semusim Jadi Jazz)

Lagu Selamat Jalan Kekasih--yang mempunyai makna spesial untuk Erros juga mulai dinyanyikan. Sekian kali Aqi berniat mengajak pemirsa untuk bernyanyi berbarengan. Koor massal juga terwujud saat itu juga. Dengan lancar mereka menyanyikan lirik lagu sampai penghujung lagu : 'Suatu hari kelak kita kan berbarengan lagi, kita berdua'.

Luanada Duet dengan Keith Martin

Luanada Duet dengan Keith Martin

Jakarta - Penyanyi Luanada, 17 th., duet dengan penulis lagu serta penyanyi Keith Martin asal Amerika Serikat. Keith Martin pada mulanya sempat juga duet dengan Agnes Monica.

Luanada yang sempat memperoleh tuntunan vokal di Elfa Music School serta dipilih berhimpun dengan Elfa Etnic Choir (EEC) pada umur 11 th. itu sempat mencapai silver medal dalam Asian Choir Games di Jakarta serta gold medal dalam World Choir Championshop 2009 di Korea Selatan.

Ia sempat melaunching album perdana, Without You, pada 2013 dengan memercayakan lagu Apa Berita Anda. Beberapa besar hasil penjualannya disumbangkan untuk anak-anak yang memerlukan.

Keith Martin, 49 th., mempunyai panggilan sayang untuk Luanada, yakni butter milk. Luanada sendiri awalannya pernah grogi waktu dipertemukan dengan Keith. Keith adalah satu diantara penyanyi pujaannya. “Kejutan buat aku dapat duet bareng Keith, " tutur Luanada, yang memiliki nada berkarakter pop serta jazz ini.

Menurut Keith, yang didapati di Ican Studio, Kebayoran Baru, pada Rabu, 12 Februari 2014, bakat Luanada mengagumkan serta bertemura seperti butter milk. Awalannya, produser, vocal director, serta arranger Andrew Darmoko mau menghasilkan lagi lagu Because of You ciptaan Keith Martin, sepuluh th. lalu. (Baca : Keith Martin, Kunjungi Indonesia Turut Acara Amal)

Ia memikirkan, apabila lagu itu dinyanyikan penyanyi yang telah populer, tanggapannya bakal kurang. Maka ia juga menentukan Luanada yang disebut pendatang baru. Duet Luanada serta Keith Martin ini jadi satu dari lagu album single Luanada bertopik Because of You yang launching bertepatan dengan Hari Valentine Day, 14 Februari 2014, di Margo City.

Ada Musikal Detik di Konser 40 Th. Erros Djarot

Ada Musikal Detik di Konser 40 Th. Erros Djarot

Jakarta -Konser 40 Th. Erros Djarot seakan mau merekam babak-babak kehidupan seniman, budayawan, politikus, serta wartawan ini. Semua babak kehidupan Erros, dimulai dari awal kariernya untuk musisi, sutradara serta redaktur Tabloid Detikyang dibredel pada 1993 dirangkum dalam konser ini.

Segmen Musikal Detik umpamanya, menghadirkan lagu-lagu Erros yg tidak sempat dipublikasikan dalam album bertopik sama, selesai Tabloid Detik dibredel. " Erros selalu menyuarakan kegelisahannya saat itu lewat lagu ciptaannya, " kata Andi Noya lewat tayangan video di panggung konser, Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat, 14 Februari 2014.

Kikan Namara serta Dendy Adams tampak untuk tokoh utama musikal pendek itu. Berbarengan aktor-aktor serta penari Musikal Laskar Pelangi, keduanya tampak nge-rock membawakan lagu Saya Wartawan Muda Indonesia, Berputar, Pemilu Ble Ble, serta Janganlah Menangis Indonesia.

Musikal Detik menceritakan masalah perlawanan anak muda pada rezim politik yang berkuasa. Politikus itu dimaksud cuma mengobral janji kosong. Perlawanan itu selesai saat Dendy--sebagai lambang perlawanan, mesti dipenjara selesai bentrok dengan aparat.

Naskah narasi yang disusun oleh Mira Lesmana itu seolah menyitir kondisi di saat Orde Baru. Sedang tata musik, kembali di isi oleh Erwin Gutawa yang pada mulanya berhasil melalui Musikal Laskar Pelangi.

Coboy Junior Terancam Dilaporkan ke Polisi

Coboy Junior Terancam Dilaporkan ke Polisi

Jakarta - Group boyband remaja Coboy Junior terancam dilaporkan ke polisi lantaran dikira tidak mematuhi kontrak kerja sama juga dengan produsen mebel terpenting, Olympic Furniture. (Baca : Bubar, Coboy Junior Gelar Konser Perpisahan)

Menurut pemimpin PT Sinar Sakti Multi Intraco (Olympic Furniture) Au Bintoro, perusahaannya serta manajemen Coboy Junior telah di tandatangani kontrak kerja sama usaha berdurasi dua th., terhitung mulai th. 2014.

Satu diantara hasil kerja sama itu yaitu hak Olympic untuk menempatkan photo ke empat personel Coboy Junior pada product mebel mereka manfaat di pasarkan ke orang-orang. " Tetapi tiba-tiba mereka atau masing-masing personel menyebutkan tak berbarengan lagi. Yang satu tuturnya ada yang keluar, atau tak tahu bagaimana itu, walau sebenarnya seri (product) mereka telah ada, " kata Au Bintoro sesudah menghadiri rapat kerja nasional Asosiasi Mebel serta Kerajinan Indonesia (AMKRI) di Jakarta, Jumat, 14 Februari 2014.

Dia menyampaikan seri product Olympic yang mengangkat citra Coboy Junior telah ada di gudang serta nilainya meraih Rp 6-7 miliar. " Aku telah minta penjelasan ke manajemen, namun saat ini (mereka) lagi di Jepang tuturnya. Bila tak ada penjelasan, dapat aku tuntut, " katanya.

Product seri mebel Coboy Junior dengan cara resmi telah di luncurkan pada Desember 2013. " Bagaiamana kelak aktivitas pemasaran product kami, bila mereka tiba-tiba bubar? Kan di tiap-tiap aktivitas, kami perlu hadirnya mereka, " tutur Au.

Coboy Junior pada 6 Februari lalu menyebutkan perjalanan mereka untuk satu group boyband mesti selesai.

Trio Muslimah Nyanyikan Lagu Baru Erros Djarot

Trio Muslimah Nyanyikan Lagu Baru Erros Djarot

Jakarta -Kejutan untuk surprise nampak dalam Konser 40 Th. Erros Djarot di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat, 14 Februari 2014. Dalam konser itu, lagu baru Erros Djarot bertopik Indonesia dimainkan oleh Erwin Gutawa Orchestra serta Trio Muslimah yang terbagi dalam Lea Simanjuntak, Eka Deli serta Dira Sugandhi.

" Kami memanglah menantang Mas Erros untuk membuat lagu baru yang bakal dinyanyikan dalam konser ini, " tutur Erwin Gutawa, Jumat, 14 Februari 2014. Karenanya, terwujudlah lagu bertopik Indonesia yang dinyanyikan oleh Trio Muslimah.

Julukan Trio Muslimah sendiri nampak dari ketiganya dengan cara bertukaran memainkan peran ciri-ciri Bu Guru Muslimah dalam Musikal Laskar Pelangi. Tampak dengan kebaya kuning, biru serta merah, tampilan Trio Muslimah dengan lagu baru Erros terlihat tak optimal lantaran kekeliruan tehnis tata nada.

Nada sopran Lea--jenis nada tinggi tak terdengar lantaran mikrofon tidak berhasil menyala. Mengakibatkan, trio dengan nada kuat ini tidak dapat mengguncang pemirsa konser '40 Th. Erros Djarot' yang memadati Plenary Hall JCC.

Sabtu, 15 Februari 2014

Indonesian Idol : Titi DJ Nilai Gio Peserta 'Berbahaya'

Indonesian Idol : Titi DJ Nilai Gio Peserta 'Berbahaya'

JAKARTA - Gioffani atau Gio buka panggung Top 15 Indonesian Idol 2014 malam ini. Dia menyanyikan lagu “Better man” yang dipopulerkan Robbie Willam. Pria asal Manado itu tampak rapi dengan balutan jas hitam, serta celana warna seirama.

Ahmad Dhani juga berikan pujian pada baju serta nada Gio. “Penampilanmu malam ini bagus, semoga yang lain tidak semakin bagus, namun bila yang semakin bagus bahaya. Jasmu keren, ” puji Dhani, Jumat (14/2/2014).

Tantri setelah itu berikan penilaian. Vokalis Kotak ini terasa risih lihat tindakan Gio yang sembari memasukkan tangan ke kantongnya. Tantri merekomendasikan Gio lakukan itu di saat-saat spesifik saja supaya tampak keren.

“Penampilan anda buka top15 lumayan buat panas, ” pungkas Tantri.

Titi DJ rasakan Gio memanglah mau jadi ‘better man’. “Kayaknya belum ada penyanyi indonesia seperti anda stylenya, ” puji Titi.

“Kamu untuk kontestan 15 besar indonesian idol bahaya banget, ” Titi memberikan pujian pada Gio lagi.
Bebi Romeo yang sesaat menukar Anang Hermansyah lantaran tidak dapat terbang dari Jawa Timur ke Jakarta disebabkan abu vulkanik dari letusan Gunung Kelud, setuju dengan Titi DJ.

“Kamu agak bahaya. Bila dibanding yang lain belum tahu. Anda maunya ngerock, anda dapet, ” kata Bebi.