Senin, 17 Februari 2014

Airin Nangis lantaran Disuruh Wawan Mencari Dokumen Proyek


Airin Nangis lantaran Disuruh Wawan Mencari Dokumen Proyek
JAKARTA - Airin Rachmi Diany pernah menangis selesai menjenguk suaminya, Tubagus Chaeri Wardana dengan kata lain Wawan di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wali Kota Tengerang Selatan itu kesal mendengar keinginan suaminya.

Kuasa hukum Wawan, Maqdir Ismail menyampaikan, clientnya meminta Airin untuk mencari dokumen-dokumen proyek yang telah ditangani Wawan. Baginya, dokumen proyek utama untuk bahan untuk pembelaan masalah tindak pidana pencucian duit yang menjeratnya.

" Bukan hanya untuk menyingkirkan tanda bukti. Ini kontrak cukup banyak yang lama-lama. Itu bakal kita perlihatkan bahwasanya kontrak itu memanglah ada, " kata Maqdir Senin (17/2/2014).

Menurut Maqdir, Wawan meminta Airin mencari dokumen itu ke dinas-dinas. Dokumen itu bakal menunjukkan bahwasanya seluruhnya harta Wawan yang diambil alih KPK adalah hasil jerih payahnya. " Ini untuk menunjukkan tak ada korupsi. "

Maqdir menuturkan, adik Ratu Atut itu mulai bekerja dari 1994. Proyeknya menyebar bukan sekedar di Propinsi Banten, namun juga ada di pemerintah pusat, Jawa Barat, Riau sampai Lampung. Sayangnya, menurut Maqdir, seluruhnya hasil usaha keras Wawan dikira KPK sisi dari TPPU.

" Ini proyek telah usai seluruhnya. Seluruhnya telah ada hasil kontrol dari Tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK). Ini bakal kita buat jadi pembelaan di pengadilan kelak, " jelas Maqdir.

Rupanya, keinginan Wawan bikin Airin terbebani. Walau sekian, Kata Maqdir, Airin terus menggerakkan perintah suaminya itu. Air mata yang menetes di muka Airin sekian waktu lalu, dikira lumrah.

" (Airin) kesal saja, kok banyak benar yang di cari. Lantaran Bu Airin juga pekerjaannya banyak, ditambah lagi dengan persoalan ini. Jadi itu (menangis) manusiawi, " tuturnya.