Sabtu, 15 Februari 2014

Argumen Keunggulan Berat Tubuh Rawan Asma


Argumen Keunggulan Berat Tubuh Rawan Asma
OBESITAS meletakkan Anda pada resiko tinggi beragam penyakit, seperti penyakit jantung, stroke, serta diabetes. Tetapi, orang yang keunggulan berat tubuh juga rawan dengan penyakit yang terkait dengan pernapasan. Apa pasal?

Suatu riset baru sudah temukan bahwasanya orang dewasa yang keunggulan berat tubuh lebih rawan pada penyakit disebabkan polusi hawa. Hal semacam ini lantaran menurut peneliti, orang yang keunggulan berat tubuh hirup hawa semakin banyak.

Studi yang mempelajari 1. 900 peserta itu temukan bahwasanya rata-rata orang dewasa dengan indeks massa badan (BMI) pada 18, 5 hingga 25, bernapas 16, 4 mtr. kubik hawa tiap-tiap hari. Tetapi, rata-rata orang obesitas kelompok dua dengan BMI pada 25 hingga 40, bernapas 24, 6 mtr. kubik hawa sepanjang 24 jam.

Setelah itu, penulis riset ini Pierre Brochu dari the Universite de Montreal's School of Public Health menyampaikan, orang gemuk serta keunggulan berat tubuh saat ini lebih rawan pada dampak polusi hawa. Zat ammonia, sulfur dioksida, ozon, serta nitrogen oksida bisa menyebabkan beberapa dampak kesehatan yang serius, terhitung asma.

“Orang dengan obesitas kelompok dua mempunyai rata-rata paling tinggi inhalasi hawa atau 24, 6 m3 /hari. Hal semacam itu 8, 2 m3 semakin banyak dari 16, 4 m3 orang dewasa dengan rata-rata berat tubuh normal dalam bernapas tiap-tiap hari atau 50 % semakin banyak hawa serta polusi, ” jelasnya, diambil Telegraph.

Lalu, Dr. Brochu juga temukan bahwasanya orang gemuk memerlukan semakin banyak oksigen dari pada atlet professional. Dr. Brochu mengamati 1/2 dari dua type grup obesitas bernapas 24, 6 hingga 55 m3 hawa tiap-tiap hari. Oleh karenanya, jumlah hawa yang dihirup orang obesitas tiap-tiap hari menghadapkan mereka lebih berkemungkinan besar terkontaminan dari sebagian atlet.

“Tetapi, itu tetap mesti dipandang bila tingkat inhalasi yang tinggi adalah aspek dalam perubahan asma serta penyakit paru-paru yang lain pada orang dewasa, ” jelasnya.