Minggu, 16 Februari 2014

Kenapa Rupiah Menguat Paling Tajam Se-Asia?

Kenapa Rupiah Menguat Paling Tajam Se-Asia?

Singapuraa - Mata duit Asia menguat sepanjang minggu ini atas dolar Amerika Serikat. Rupiah serta Won Korea Selatan memimpin lonjakkan kenaikan kurs mata duit ini. Musababnya, data kondisi ekonomi Amerika Serikat tunjukkan penurunan. Penjualan ritel Amerika pada Januari tempo hari merosot demikian kronis. Laporan resmi pemerintah pada 13 Februari 2014 juga menyebutkan jumlah pengangguran meningkat.

Gubernur Bank Sentra Amerika (The Fed), Janet Yellen, menyampaikan pengurangan stimulus moneter untuk beli obligasi mempunyai tujuan untuk mengukur kondisi ekonomi. Hal semacam itu hanya satu langkah supaya muka ekonomi Amerika Serikat juga beralih.

“Data ekonomi Amerika Serikat yang mengecewakan dimaknasi oleh pasar untuk sinyal kurangnya tanggapan kebijakan dari The Fed, ” catat Dariusz Kowalczyk, pengamat ekonomi Credit Agricole CIB berbasis di Hongkong, dalam penelitiannya tempo hari. “Hasilnya, sentimen pasar di negara berkembang jadi positif serta nilai tukarnya naik. ”

Akhir minggu ini, rupiah menguat 2, 8 %, jadi 11. 825 per dolar. Sesaat nilai ganti Won meningkat 1 % jadi 1, 063 per dolar. Sekian juga dengan mata duit Baht Thailand yang menguat 0, 6 % dari Kamis lalu jadi 32, 592 per dolar.