Pada akhirnya Airin Keluar Juga
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, menampik buka materi kontrol berkenaan penyidikan masalah proyek pengadaan alat kesehatan di Propinsi Banten. Dia berkelit bahwasanya detil masalah proyek pengadaan alat kesehatan di Banten baiknya di tanyakan pada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.
" Hari ini saya di panggil untuk saksi dari Ibu Atut untuk masalah alkes Banten. Untuk prosesnya barangkali kelak dapat di tanya ke penyidik, " kata dia selesai di check KPK, Jakarta Selatan, Selasa (11/2/2014).
Airin keluar dari Gedung KPK, jam 20. 53 WIB. Dia selekasnya meninggalkan gedung dengan menumpang mobil Toyota Innova B 1043 NKO sesudah melakukan kontrol dari jam 10. 03 WIB.
KPK memeriksa Airin sepanjang nyaris sebelas jam untuk saksi untuk sangkaan korupsi beraroma pemerasan yang dikerjakan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, di proyek pengadaan alat kesehatan. Tetapi, Airin menampik buka masalah proyek pengadaan itu. " Terima kasih ya. Terima kasih, " tutur Airin seraya masuk ke dalam mobil.
Ratu Atut Chosiyah waktu ini ditahan di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Ia awal mulanya diputuskan untuk tersangka suap dalam penanganan sengketa Penentuan Kepala Daerah Lebak, Banten, di Mahkamah Konstitusi.
Setelah itu, Ratu Atut diduga menyalahgunakan wewenang sampai menyebabkan kerugian pada keuangan negara di proyek alat kesehatan Banten. Paling akhir, Ratu Atut diduga terima gratifikasi memiliki nuansa pemerasan di proyek alkes.
