Selasa, 18 Februari 2014

Selesai Disadap, Kemlu Tingkatkan Kerja Sama juga dengan BIN


Selesai Disadap, Kemlu Tingkatkan Kerja Sama juga dengan BIN
JAKARTA - Kenyataan bahwasanya Indonesia sudah berkali-kali disadap, bikin Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mencari langkah supaya hal semacam ini tidak terulang di hari esok. Bukan sekedar menyapa negara pelaku, Kemlu juga menambah kerja sama juga dengan beberapa pihak.

" Pasca insiden penyadapan, kerja sama kemlu dengan Instansi Sandi Negara serta Tubuh Intelijen Negara (BIN) semakin ditingkatkan, " jawab Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa, saat diberondong pertanyaan masalah penyadapan waktu rapat dengan Komisi I DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2014).

Marty menuturkan, kontrol alat komunikasi baik fisik serta nonfisik waktu ini ikut ditingkatkan. Kontrol itu juga dikhususkan untuk alat komunikasi Indonesia diluar negeri.

Ditambahkan Marty, Kemlu waktu ini tengah berusaha keras supaya penyadapan tak kembali berlangsung. Beberapa langkah juga telah ditempuh Indonesia, terhitung diplomasi atau teguran keras dengan memanggil duta besar Indonesia untuk Australia.

Untuk tunjukkan keseriusannya, dubes Indonesia untuk Australia juga belum kembali ke Canberra, Australia. Bukan sekedar itu, Indonesia juga tetap membekukan kerja sama di bagian militer, intilijen, serta pencari suaka dengan Australia.