Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Februari 2014

Pasokan Cabai serta Kol dari Jawa Timur Turun 50 Persen

Pasokan Cabai serta Kol dari Jawa Timur Turun 50 Persen

Erupsi Gunung Kelud beresiko pada pasokan product hortikultura dari Jawa Timur, seperti cabai serta kol. Pasokan dua komoditas itu turun dari pasokan wajarnya disebabkan tidak berhasil panen.

" Pasokan di Jawa Timur turun 50 %, " kata Menteri Perdagangan, M. Lutfi, di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin, 17 Februari 2014.

Menurut pantauan Kementerian Perdagangan, distribusi di Jawa Timur dengan cara umum tetap lancar serta jalur transportasi Malang-Kediri serta Malang-Blitar mulai 15 Februari 2014 telah di buka kembali.

Tersedianya bahan pangan pokok di Jawa Timur juga dikira cukup, terkecuali komoditas hortikultura seperti di cabai serta kol. Pasokan di Pasar Induk Oso Wilangun turun seputar 50 % dari pasokan normal sebesar 20 ton /hari jadi 10 ton /hari.

Untuk komoditas cabai, sebagian daerah sentra utama hortikultura di Jawa Timur, yaitu Blitar, Kediri, Malang, serta Nganjuk menanggung derita tidak berhasil panen serta punya potensi menyusutnya pasokan ke pasar lokal, antar kota, serta antar pulau.

Sedang komoditas bawang merah, produksi bawang merah, spesial untuk Nganjuk untuk daerah sentra yang juga turut terkena efek paparan abu vulkanik erupsi Gunung Kelud serta diprediksikan bakal kurangi pasokan 12 % dari produksi nasional, mengingat Nganjuk berikan peran produksi 12 % pada produksi nasional.

" Bila di Jakarta, tetap bisa pasokan dari Jawa Tengah, " katanya.

Pada posisi 14 Februari 2014, Kementerian Perdagangan mencatat pasokan cabai sebesar 162 ton dari umumnya 152 ton /hari serta pasokan bawang merah sebesar 98 ton dari umumnya 100 ton /hari ke Pasar Induk Kramat Jati.

Walau sekian, Lutfi menanggung, keadaan pasokan serta tersedianya bahan pokok di tiga propinsi yakni DI Yogyakarta, Jawa Timur, serta Jawa Tengah, tetap dalam situasi cukup. Yang butuh di perhatikan kata dia, yaitu sumber pasokan bahan pangan pokok, terutama product hortikultura yang datang dari sebagian daerah di Jawa Timur yang mulai menyusut.

Lalu, bagaimana dengan kemungkinan importasi yang bakal dikerjakan oleh Kementerian Perdagangan? " Tunggu dulu, deh, " kata dia.

Sekolah Wira usaha tiada Cost ala Ir Ciputra

Sekolah Wira usaha tiada Cost ala Ir Ciputra

Jakarta - Belajar jadi entrepreneur tiada cost selalu di kembangkan oleh Ir Ciputra. Lewat Kampus Ciputra Entrepreneurship Centre (UCEC), entrepreneur property ini mengajak golongan muda mencapai hari esok lewat cara jadi entrepreneurship dengan kata lain wira usaha handal.

" Generasi muda dapat membuat lapangan kerja untuk diri sendiri serta orang lain, bakal jadi jalan keluar persoalan bangsa ini, ” kata Ciputra pada waktu peluncuran evaluasi on-line UCEO (Kampus Ciputra Entrepreneurship On-line) seri ke-2 bertopik “Tumbuh 100 X” (T100) di Jakarta, Senin, 17 Februari 2014.

Evaluasi on-line memakai format MOOC (Massive Open On-line Course), terbuka untuk umum serta gratis. Program ini adalah sisi dari terobosan UCEC, yang pertama kali di buka akhir Agustus th. lalu. Waktu itu UCEC meluncurkan MOOC dengan judul Entrepreneurship Ciputra Way. Seri MOOC berbahasa Indonesia itu memperoleh tanggapan mengagumkan, sejumlah 23. 672 dari 615 kota di 83 negara tersecatat untuk mahasiswa.

Pada seri ke-2 MOOC, UCEC menggandeng pengusaha terpenting Indonesia, seperti Ciputra, Martha Tilaar, Dahlan Iskan, Sandiaga Uno, Sudhamek AWS untuk pengajar.

Menurut Ciputra, entrepreneurship untuk pengetahuan kehidupan. Lima puluh th. silam, kata dia, dianya “buta” perihal pengusaha. “Tapi sesudah saya menjalankannya, saya dapat. ” Dari duduk di bangku SMP sampai kuliah, Ciputra berjualan rupa-rupa dari kelelawar sampai perlengkapan rumah tangga. “Entrepreneur sebenarnya tak belajar di belakang meja namun segera praktik di lapangan. ”

Minggu, 16 Februari 2014

Bos Sritex Lukminto Dimakamkan Hari Ini

Bos Sritex Lukminto Dimakamkan Hari Ini

Solo - Muhammad Lukminto, Pendiri serta yang memiliki PT Sri Rezeki Isman Textile (Sritex), satu diantara pabrik tekstil paling besar di Asia Tenggara, bakal dimakamkan hari ini, Minggu, 16 Februari 2014, di Karanganyar, Jawa Tengah.

Lukminto wafat dunia di Singapura pada 5 Februari 2014. Tetapi jenazah baru dimakamkan hari ini. Humas PT Sritex, Basuki, menyampaikan jeda saat wafat serta dimakamkan memanglah terhitung lama.

" Karena banyak kolega, rekanan usaha, kerabat, serta orang-orang yang mau melayat. Hingga disemayamkan agak lama di kediaman duka Thiong Ting di Solo, " tuturnya, Minggu, 16 Februari 2014.

Salah seseorang tokoh Tionghoa di Surakarta, Sumartono Hadinoto menyampaikan dalam budaya Cina, lumrah jenazah disemayamkan dalam sekian hari. " Umumnya hingga 7 hari. Namun ada juga yang lebih. Itu bergantung keluarga, " tuturnya.

Lukminto bakal dimakamkan di pemakaman keluarga SHRI Garden di Delingan, Karanganyar, seputar 20 km. di timur Surakarta. Baca : Makam Bos Sritex Lukminto Dekat Masjid)

Upacara pelepasan jenazah dikerjakan jam 08. 00 di Thiong Ting. Keluarga bakal mengemukakan perkataan terima kasih pada pelayat serta keinginan maaf atas kekeliruan Lukminto.

Selepas itu, jenazah bakal dibawa ke Delingan dengan iringan pelayat. Di Delingan ada upacara penyambutan jenazah. Upacara pemakaman di Delingan diprediksikan diawali jam 10. 00.

Rabu, 12 Februari 2014

Ini Dia Sistem Pemotongan Sapi Moderen di RPH Punya BUMN

Ini Dia Sistem Pemotongan Sapi Moderen di RPH Punya BUMN

PT Berdikari (Persero) mempunyai Rumah Potong Hewan (RPH) moderen di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. RPH ini mempunyai kemampuan pemotongan 25 ekor /hari.

RPH punya BUMN peternakan ini mempunyai standard internasional untuk sistem pemotongan sampai pengepakan (packaging) daging. Prosesnya dimulai dari pemakaian pistol untuk melumpuhkan sapi sampai pisau elektrik.

Tersebut hasil penelusuran detikFinance, di RPH itu, Rabu (12/2/2014).

1 Mei Jadi Tanggal Merah, Buruh Diimbau Tidak Turun Demo

1 Mei Jadi Tanggal Merah, Buruh Diimbau Tidak Turun Demo

Mulai th. ini, pemerintah mengambil keputusan tanggal 1 Mei bertepatan Hari Buruh Internasional (Mayday) untuk hari libur nasional (tanggal merah). Tetapi buruh diimbau tak turun ke jalan waktu hari libur nasional.

" Peringatan hari buruh yang telah di setujui untuk hari libur nasional semestinya dipakai buruh untuk bersenang-senang serta melepas capek bekerja atau kumpul-kumpul di perusahaan serta tak turun ke jalan. Pada hari itu buruh dapat suka-senang serta ada aktivitas yang berguna, " terang Kapolri Jenderal Polisi Sutarman waktu diskusi dengan Apindo di Hotel Kampinski, Jakarta, Rabu (12/2/2014).

Ia juga menyampaikan bahwasanya aksi buruh dengan lakukan tindakan mogok serta demonstrasi dengan cara besar-besaran waktu hari buruh adalah langkah yang salah. Semestinya buruh dapat merayakan Mayday dengan lakukan aktivitas yang produktif serta tak merugikan entrepreneur.

" Jadi waktu Hari Buruh ini bukan sekedar mesti turun ke jalan. Kita salah serta telah melenceng, " paparnya.

Pihak Kepolisian juga mengakomodir demo yang dikerjakan buruh waktu perayaan Mayday. Ia meminta buruh tak berlaku anarkis serta radikal dengan lakukan perusakan serta sweeping.

" Hari buruh telah jadi agenda kalendar Polri teratur serta kami senantiasa siapkan pengamanan, " jelasnya.

Nuklir di ASEAN : Ada yang Bersedia, Ada yang Jadi Tempat Rekreasi

Nuklir di ASEAN : Ada yang Bersedia, Ada yang Jadi Tempat Rekreasi

Di level Asia Tenggara, beberapa negara telah mengawali pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Walau demikian, memanglah belum ada yang benar-benar beroperasi. Ada yang tetap di tataran studi seperti di Indonesia, ada yang bersedia beroperasi, serta ada yang telah berdiri namun mangkrak serta jadi object wisata.

“Negara-negara ASEAN telah mulai bangun PLTN. Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, serta yang lain tengah ingin bangun, ” kata Herman Agustiawan, Anggota Dewan Daya Nasional.

Menurut Herman, aspek keamanan memanglah tetap jadi momok untuk meningkatkan daya nuklir. Oleh karenanya, di Indonesia, nuklir jadi pilihan paling akhir bila daya teranyarkan yang lain kurang cukup.

“Namun pertanyaan aku, apakah cukup hanya renewable energy? Tak, jadi harusnya kita mulai saat ini bangun nuklir. Pembangunannya butuh saat 10 th., " kata Herman.

Kurang lebih bagaimana perubahan pemakaian nuklir di negara-negara tetangga? Tersebut kisahnya :

Pertamina : Elpiji 12 Kg Naik Rp 1. 000/Kg, Rugi Kami Menyusut Rp 1 T

Pertamina : Elpiji 12 Kg Naik Rp 1. 000/Kg, Rugi Kami Menyusut Rp 1 T

PT Pertamina (Persero) bakal menambah harga elpiji 12 kg setiap 6 bln. sekali, mulai 1 Juli 2014 sampai Juli 2016. Tiap-tiap kenaikan Rp 1. 000 per kg, kerugian Pertamina menyusut Rp 1 triliun.

" Jadi 1 Juli 2014 harga elpiji 12 kg direncanakan naik Rp 1. 000/kg. Kenaikan itu bakal beresiko menyusutnya kerugian Pertamina di usaha elpiji 12 kg Rp 1 triliun, " ucap Direktur Pemasaran serta Niaga Pertamina Hanung Budya, didapati di Sarana Terminal Timbun BBM, di Pulau Sambu, Kepulauan Riau, Rabu (12/2/2014).

Hanung menyampaikan, dalam roadmap kenaikan dengan cara bertahap, pada 1 Januari 2015 Pertamina akan menambah harga elpiji 12 kg sebesar Rp 1. 500/kg.

" Bila naiknya Rp 1. 500/kg, ya mengurang kerugiannya Rp 1, 5 triliun. Hitung-hitungan kerugian elpiji itu tak terlampau rumit, lantaran konsumsinya rata-rata seputar 1 juta metrik ton per th., " katanya.

Hanung memberikan, apabila harga elpiji tak naik lagi th. ini, kerugian Pertamina diprediksikan meraih Rp 6 triliun.

" Th. lalu 5, 6 triliun, th. ini bila tak naik ya Rp 6 triliun, itu dengan anggapan kurs Rp 10. 500 per dolar AS. Saat ini saja lebih Rp 12. 000 per dolar, " tutupnya.

Memanglah, Hanung membidik Pertamina tidak lagi berikan subsidi pada elpiji 12 kg pada 2016 kelak. " Dengan kenaikan dengan cara bertahap yang diawali 1 Juli 2014 hingga pada 1 Juli 2016, pada 2016 kelak elpiji 12 kg telah tak akan disubsidi, " tutur Hanung.

Apabila anggapan kurs Rp 10. 500/US$, harga elpiji yg tidak disubsidi waktu ini yaitu Rp 10. 785/kg. Tetapi hingga saat ini Pertamina tetap jual elpiji 12 kg rata-rata Rp 7. 000 per kg.

MS Hidayat : Barangkali Ada yang Untung Bila Kita Impor Minyak

MS Hidayat : Barangkali Ada yang Untung Bila Kita Impor Minyak

Hingga saat ini, Indonesia tak memiliki kilang minyak baru. Hingga waktu keperluan BBM selalu meningkat, impor minyak juga selalu meningkat. Mengapa tidak ada kilang minyak baru di Indonesia?

Menteri Perindustrian MS Hidayat menyampaikan, pembangunan kilang memanglah memerlukan dana yang besar. Cost investasi untuk bangun kilang berkapasitas 300 ribu barel /hari memerlukan investasi US$ 9 miliar atau seputar Rp 90 triliun. Sedang keuntungan yang didapat dapat hanya 2% hingga 3% per th..

Besarnya cost itu bikin tidak banyak perusahaan yang mampu investasi. Hidayat mengatakan cuma terdapat banyak entrepreneur atau negara saja yang dapat.

" Tidak banyak yang ingin investasi US$ 9 miliar, paling itu lagi, diantaranya Iran, Kuwait, Arab. Bila ada yang abal-abal itu butuh dicurigai dapat bertahan, " kata Hidayat selesai peresmian pabrik baru Sharp di Karawang, Jawa Barat (12/02/2014).

Hidayat juga menyampaikan, sulitnya bangun kilang minyak di Indonesia mungkin saja lantaran ada pihak yang jadi suka apabila Indonesia selalu mengimpor BBM.

" Bila ada orang yang menyulitkan beragam jenis wacana untuk kilang ini, barangkali juga lantaran ada orang yang memperoleh keuntungan pada saat kita impor selalu minyak. Aku tidak menuduh siapa-siapa namun tolong dipikirkan, " kata Hidayat.