Rabu, 12 Februari 2014

MS Hidayat : Barangkali Ada yang Untung Bila Kita Impor Minyak

MS Hidayat : Barangkali Ada yang Untung Bila Kita Impor Minyak

Hingga saat ini, Indonesia tak memiliki kilang minyak baru. Hingga waktu keperluan BBM selalu meningkat, impor minyak juga selalu meningkat. Mengapa tidak ada kilang minyak baru di Indonesia?

Menteri Perindustrian MS Hidayat menyampaikan, pembangunan kilang memanglah memerlukan dana yang besar. Cost investasi untuk bangun kilang berkapasitas 300 ribu barel /hari memerlukan investasi US$ 9 miliar atau seputar Rp 90 triliun. Sedang keuntungan yang didapat dapat hanya 2% hingga 3% per th..

Besarnya cost itu bikin tidak banyak perusahaan yang mampu investasi. Hidayat mengatakan cuma terdapat banyak entrepreneur atau negara saja yang dapat.

" Tidak banyak yang ingin investasi US$ 9 miliar, paling itu lagi, diantaranya Iran, Kuwait, Arab. Bila ada yang abal-abal itu butuh dicurigai dapat bertahan, " kata Hidayat selesai peresmian pabrik baru Sharp di Karawang, Jawa Barat (12/02/2014).

Hidayat juga menyampaikan, sulitnya bangun kilang minyak di Indonesia mungkin saja lantaran ada pihak yang jadi suka apabila Indonesia selalu mengimpor BBM.

" Bila ada orang yang menyulitkan beragam jenis wacana untuk kilang ini, barangkali juga lantaran ada orang yang memperoleh keuntungan pada saat kita impor selalu minyak. Aku tidak menuduh siapa-siapa namun tolong dipikirkan, " kata Hidayat.