Rabu, 12 Februari 2014

Adira Finance Mencari Utang Rp 4 Triliun Buat Kredit Motor serta Mobil

Adira Finance Mencari Utang Rp 4 Triliun Buat Kredit Motor serta Mobil
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) merencanakan menerbitkan surat utang atau obligasi berkepanjangan sekurang-kurangnya Rp 4 triliun di th. ini. Obligasi ini bakal diterbitkan dalam 2 step masing-masing Rp 2 triliun. Untuk step awal, obligasi bakal diterbitkan pada kuartal II-2014.

Direktur Keuangan Perseroan I Dewa Made Susila menyampaikan, obligasi itu diterbitkan untuk menyokong pembiayaan usaha perseroan dalam jual beli kendaraan bermotor baik kendaraan roda dua ataupun empat.

" Kita bakal terbitkan obligasi Rp 4 triliun. Bertahap th. ini, kemungkinan kuartal dua. Ini untuk pembiayaan mobil, motor baru serta sisa, " kata dia selesai Paparan Umum Danamon di Gedung Danamon, Jakarta, Rabu (12/2/2014).

Made mengatakan, th. ini perseroan memerlukan pendanaan untuk pembiayaan sekurang-kurangnya Rp 5 triliun. " Keperluan pendanaan th. ini Rp 5 triliun, bila dapat meraih yang kita ingin, " katanya.

Tak hanya menerbitkan obligasi, Adira juga tengah membidik utang sindikasi US$ 200 juta yang akan disebar ke sebagian negara Asia serta Timur Tengah.

" Kita juga ingin mencari sindikasi US$ 200 juta. Sindikasi lagi jalan, kelak di pasarkan di Asia seperti Jepang, Taiwan, Singapura serta Timteng, " jelas Made.

Diluar itu, perseroan juga tengah lakukan rencana utang bilateral dengan 4 perbankan. Tetapi, pihaknya belum dapat mengatakan dengan cara rinci besaran utang serta bank apa yang tengah dibidik.

" Ada 4 bank. Bank lokal serta asing. Kita pinjam bila keperluan pembiayaan naik, " tuturnya.

Made memberikan, waktu ini perseroan tetap mempunyai obligasi jatuh tempo sejumlah Rp 3, 2 triliun. Utang jatuh tempo ini dilunasi perseroan dari dana internal serta pendapatan perseroan. Waktu ini, posisi kas perseroan tetap ada diatas Rp 1 triliun.

" Jatuh tempo obligasi th. ini Rp 3, 2 triliun. Bakal dilunasi dari kas internal. Posisi kas diatas Rp 1 triliun namun kan kita mempunyai tagihan Rp 2, 5 triliun per bulannya, kita dapat collect dari situ, " ujarnya.

Belum Naikkan Bunga Kredit

Adira Finance belum bakal menambah suku bunga utang atau kredit kendaraan bermotornya di th. ini. Pasalnya, di bln. September th. lalu, bunga kredit motor ataupun mobil perseroan telah naik masing-masing 2% serta 1-1, 5%.

Direktur Keuangan Perseroan I Dewa Made Susila mengatakan, pihaknya belum bakal menambah suku bunga utang th. ini lantaran lihat beragam pertimbangan. Tetapi, kemungkinan menambah suku bunga utang bakal diberlakukan bila Bank Indonesia (BI) kembali menambah suku bunga acuannya atau BI Rate.

" Kita telah menambah suku bunga utang ke kredit motor rata-rata 2% naiknya, itu dari September th. lalu, bila mobil telah naik 1-1, 5%. Waktu ini belum bakal naik namun bila BI Rate naik lagi ya naik, " tutur Made.

Tetapi, diakuinya, penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor roda dua di th. lalu stagnan di angka 1, 7 juta unit atau sama juga dengan th. 2012. Sedang untuk pembiayaan mobil naik 6% meraih 200 ribu unit.

" Dua th. berturut-turut kita pembiayaan lebih rendah lantaran aplikasi DP serta turunnya harga komoditas. Th. ini industri kendaraan bermotor naik 5-10%. Kita targetin pembiayaan dapat naik 10% th. ini, " tandasnya